Panduan EDC Orderkuota › Biaya transaksi dan fee
Biaya Transaksi EDC Orderkuota: Tarif Layanan dan Fee Agen
Sebagai referensi per 3 Oktober 2026, biaya transaksi EDC Orderkuota tercatat Rp4.000 untuk cek saldo, Rp6.500 untuk tarik tunai dengan kartu ATM, dan Rp6.500 untuk transfer menggunakan kartu ATM. Ketiga tarif dikenakan per transaksi dan dipotong dari saldo rekening pada kartu ATM yang digunakan.
Pada pemeriksaan 3 Oktober 2026, belum ada sharing fee dari Orderkuota. Agen dapat menetapkan biaya tambahan kepada pelanggan di luar tarif resmi sesuai kebijakan masing-masing. Karena itu, bedakan tarif layanan, biaya jasa agen, dan nominal uang yang ditarik atau ditransfer.
Oleh Tim Order Kuota · Tarif dan ketentuan diperiksa 3 Oktober 2026
Tabel biaya cek saldo, tarik tunai, dan transfer
| Layanan | Tarif per transaksi | Sumber pemotongan |
|---|---|---|
| Cek saldo | Rp4.000 | Saldo rekening pada kartu ATM yang digunakan |
| Tarik tunai dengan kartu ATM | Rp6.500 | Saldo rekening pada kartu ATM yang digunakan |
| Transfer menggunakan kartu ATM | Rp6.500 | Saldo rekening pada kartu ATM yang digunakan |
Tarif di atas merupakan referensi pada tanggal pemeriksaan. Cocokkan kembali ketentuan dan biaya yang ditampilkan sebelum menyetujui transaksi. Tabel ini khusus layanan EDC tersebut; jangan menerapkannya otomatis pada layanan tarik tunai atau transfer lain di aplikasi Orderkuota.
Nominal tarik tunai atau transfer merupakan pokok transaksi, bukan biaya layanan. Biaya tambahan agen, jika ada, perlu dijelaskan terpisah agar pelanggan memahami total biaya yang akan ditanggung.
Apakah agen mendapatkan sharing fee dari Orderkuota?
Pada pemeriksaan 3 Oktober 2026, belum ada sharing fee dari Orderkuota. Agen dapat menetapkan biaya jasa tambahan kepada pelanggan di luar tarif layanan, sesuai kebijakan masing-masing.
Jadi, tarif layanan Rp6.500 pada tarik tunai atau transfer tidak dapat dianggap sebagai komisi yang otomatis diterima agen. Jika agen mengenakan biaya jasa, jelaskan nominal serta cara pembayarannya sebelum memproses transaksi.
Sebagai praktik pencatatan usaha, pisahkan penerimaan biaya jasa dari dana pokok transaksi. Uang yang ditarik atau ditransfer pelanggan bukan pendapatan jasa agen.
Contoh menghitung biaya yang ditanggung pelanggan
Contoh berikut adalah simulasi editorial. Angka biaya jasa agen Rp2.000 hanya asumsi untuk menjelaskan perhitungan, bukan tarif yang ditetapkan atau direkomendasikan Orderkuota.
| Komponen contoh | Nominal | Keterangan |
|---|---|---|
| Pokok tarik tunai | Rp500.000 | Jumlah uang yang ingin ditarik pelanggan |
| Tarif layanan EDC | Rp6.500 | Menggunakan tarif referensi tarik tunai dengan kartu ATM |
| Biaya jasa agen | Rp2.000 | Asumsi contoh; dibayar terpisah sesuai kesepakatan |
| Total biaya di luar pokok | Rp8.500 | Rp6.500 + Rp2.000 |
Dalam asumsi ini, total pengeluaran pelanggan untuk pokok dan kedua biaya adalah Rp508.500. Angka tersebut bukan satu nominal debit otomatis: tarif layanan dipotong dari rekening pada kartu ATM, sedangkan biaya jasa Rp2.000 dalam contoh dibayar terpisah. Cocokkan rincian nyata dengan konfirmasi transaksi.
Cek saldo juga memiliki tarif sendiri. Jika pelanggan melakukan satu transaksi cek saldo lalu satu tarik tunai, penjumlahan tarif referensinya adalah Rp4.000 + Rp6.500 = Rp10.500, sebelum biaya jasa agen bila ada. Jelaskan kedua layanan sebelum menjalankannya; cek saldo tidak perlu dijadikan langkah rutin tanpa kebutuhan pelanggan.
Mengapa biaya jasa belum sama dengan laba bersih?
Penerimaan biaya jasa masih perlu dibandingkan dengan pengeluaran usaha. Contoh pengeluaran operasional adalah kertas struk, paket data, pemeliharaan perangkat, dan biaya lain yang benar-benar terjadi. Pembelian perangkat juga perlu diperhitungkan dalam perencanaan usaha. Harga perangkat pada aplikasi per 5 Oktober 2026 mulai Rp550.000 untuk M3BT Saku, Rp2.000.000 untuk T1 Pro, serta Rp3.000.000 untuk T1 Plus atau T3; keempatnya mencantumkan harga termasuk ongkir. Harga pembelian perangkat ini terpisah dari tarif transaksi.
Sebagai contoh aritmetika, 20 transaksi dengan biaya jasa Rp2.000 menghasilkan penerimaan jasa Rp40.000 sebelum pengeluaran usaha. Ini bukan prediksi jumlah transaksi, laba, atau jaminan balik modal.
Catat jumlah transaksi selesai, biaya jasa yang benar-benar diterima, dan pengeluaran secara terpisah. Untuk membandingkan kebutuhan perangkat, baca perbandingan tipe EDC Orderkuota.
Bedakan rekening Madera, saldo Orderkuota, dan uang tunai
Madera digunakan sebagai rekening penampung dalam layanan EDC. Rekening ini perlu disiapkan sebelum pembelian dan penggunaan EDC. Saldo Madera dan saldo akun Orderkuota merupakan dua saldo berbeda.
Untuk melayani tarik tunai, agen juga perlu menyiapkan uang tunai sesuai kebutuhan usaha. Jangan mencampur pencatatan uang tunai yang diserahkan, pergerakan rekening penampung, dan penerimaan biaya jasa. Langkah menyiapkan akun dan Madera tersedia pada panduan pembelian EDC Orderkuota.
Artikel ini tidak menetapkan batas saldo minimum, limit transaksi, atau waktu pencairan karena ketiganya perlu dikonfirmasi berdasarkan layanan dan ketentuan yang berlaku pada akun Anda.
Apa yang disampaikan sebelum transaksi?
- Jenis layanan dan nominal: misalnya tarik tunai Rp500.000.
- Tarif layanan: sebutkan nominal yang berlaku dan informasi sumber pemotongannya.
- Biaya jasa agen: jelaskan apakah ada, berapa nominalnya, dan bagaimana pembayarannya.
- Persetujuan pelanggan: pastikan pelanggan memahami rincian sebelum melanjutkan.
Setelah transaksi, cocokkan status, nominal, dan bukti yang tersedia. Jika biaya atau hasilnya berbeda dari yang dijelaskan, simpan rincian dan minta pengecekan. Jangan mengulang transaksi hanya untuk mencoba melihat hasil yang berbeda.
Lihat panduan penggunaan EDC untuk alur transaksi atau panduan kendala EDC untuk pemeriksaan dan jalur dukungan.
Pertanyaan tentang tarif dan fee agen
Apakah cek saldo EDC Orderkuota gratis?
Tidak. Tarif referensinya Rp4.000 per transaksi dan dipotong dari saldo rekening pada kartu ATM yang digunakan.
Apakah Rp6.500 menjadi pendapatan agen?
Jangan menganggapnya demikian. Rp6.500 merupakan tarif referensi layanan tarik tunai atau transfer dengan kartu ATM. Belum ada sharing fee dari Orderkuota; biaya jasa agen adalah komponen terpisah.
Apakah semua agen harus mengenakan biaya jasa Rp2.000?
Tidak. Rp2.000 hanya angka asumsi dalam simulasi artikel ini. Biaya tambahan mengikuti kebijakan masing-masing pengguna.
Apakah tarif bisa berubah?
Informasi dalam artikel diperiksa pada 3 Oktober 2026. Cocokkan kembali rincian biaya yang ditampilkan saat transaksi, terutama sebelum memperbarui daftar harga layanan di loket.
Apakah mengisi saldo Orderkuota sekaligus mengisi saldo Madera?
Jangan menganggap keduanya sama. Saldo Orderkuota dan saldo Madera merupakan saldo berbeda. Ikuti petunjuk layanan yang digunakan.
Kembali ke panduan utama EDC Orderkuota atau jelajahi kumpulan tutorial EDC.
